## Pendahuluan
Levitating (2026), atau dalam judul aslinya
Para Perasuk, adalah sebuah film drama fantasi Indonesia yang menjanjikan pengalaman sinematik yang unik dan menggugah. Disutradarai oleh Wregas Bhanuteja, film ini mengeksplorasi tema-tema kompleks seperti spiritualitas, tradisi, kemiskinan, dan pencarian jati diri dalam balutan visual yang memukau dan cerita yang menyentuh. Film ini menjadi sorotan setelah sukses diputar di Sundance Film Festival 2026, di mana ia mendapatkan sambutan hangat dan pujian atas orisinalitas dan kedalaman emosionalnya.
Film ini masuk dalam genre yang menarik, menggabungkan elemen drama dengan sentuhan fantasi yang kuat. Latar belakang budaya Indonesia yang kaya dan kental menjadi fondasi cerita, memberikan dimensi tambahan yang membuat film ini terasa begitu istimewa.
Levitating menjanjikan sebuah perjalanan spiritual dan emosional yang mendalam, mengajak penonton untuk merenungkan nilai-nilai kehidupan dan hubungan antarmanusia. Dengan rating 7.7/10 di TMDB berdasarkan 6 suara, film ini telah menarik perhatian dan menunjukkan potensi untuk menjadi film yang berbobot dan berkesan.
Keberhasilan awal film ini dalam berbagai festival film bergengsi, seperti Sundance, menunjukkan bahwa
Levitating memiliki daya tarik universal dan mampu menjangkau audiens internasional. Film ini bukan hanya sekadar hiburan, tetapi juga sebuah karya seni yang kaya dengan makna dan pesan yang relevan dengan kehidupan modern. Diharapkan film ini dapat membuka cakrawala baru dalam perfilman Indonesia dan meningkatkan apresiasi terhadap budaya dan tradisi lokal di mata dunia.
## Plot Synopsis
Levitating berlatar di sebuah kota yang unik, di mana kenikmatan dan kepuasan jasmani diyakini dapat menyebabkan seseorang dirasuki oleh makhluk spiritual. Bayu Laksana, diperankan oleh Angga Yunanda, adalah seorang pemuda yang memiliki ambisi besar untuk menjadi seorang dukun dalam sebuah pesta kesurupan. Bayu memiliki tujuan mulia di balik ambisinya, yaitu mengumpulkan dana yang cukup untuk mencegah penggusuran yang mengancam keluarganya dan komunitasnya.
Seiring berjalannya waktu, Bayu harus menghadapi berbagai tantangan dan rintangan yang menguji keyakinannya dan komitmennya. Persaingan dengan dukun-dukun lain yang lebih berpengalaman dan kuat, tekanan dari masyarakat sekitar yang meragukan kemampuannya, serta godaan duniawi yang mengancam spiritualitasnya, menjadi bagian dari perjalanan Bayu menuju tujuannya. Dalam prosesnya, ia bertemu dengan Laksmi (Maudy Ayunda), seorang wanita muda yang memiliki pandangan yang berbeda tentang spiritualitas dan tradisi.
Hubungan Bayu dan Laksmi berkembang menjadi sebuah persahabatan yang erat, bahkan mungkin lebih. Mereka saling mendukung dan menginspirasi, membantu satu sama lain untuk memahami arti sejati dari spiritualitas dan nilai-nilai kehidupan. Namun, hubungan mereka juga diuji oleh perbedaan pandangan dan kepentingan, serta oleh kekuatan-kekuatan jahat yang berusaha untuk menghancurkan mereka. Sementara Bayu berjuang untuk mencapai tujuannya dan melindungi keluarganya, ia juga harus menghadapi pertentangan batin dan pilihan-pilihan sulit yang akan menentukan nasibnya dan orang-orang di sekitarnya.
## Cast & Characters
Levitating menampilkan jajaran aktor dan aktris berbakat Indonesia yang memberikan penampilan yang mengesankan. Angga Yunanda memerankan Bayu Laksana, tokoh utama dalam film ini, dengan sangat baik. Ia mampu menghidupkan karakter Bayu yang ambisius, bersemangat, dan penuh dengan konflik batin. Maudy Ayunda, sebagai Laksmi, memberikan penampilan yang memukau sebagai seorang wanita muda yang kuat, mandiri, dan memiliki pandangan yang unik tentang spiritualitas.
Anggun, sebagai Guru Asri, memberikan penampilan yang karismatik dan berwibawa sebagai seorang guru spiritual yang dihormati. Chicco Kurniawan, sebagai Pawit Arifin, menghadirkan karakter yang kompleks dan penuh dengan kejutan. Bryan Domani, sebagai Ananto, memberikan penampilan yang meyakinkan sebagai seorang pemuda yang memiliki peran penting dalam cerita. Indra Birowo, sebagai ayah Bayu, memberikan penampilan yang menyentuh sebagai seorang ayah yang penyayang dan perhatian.
Selain itu, aktor-aktor pendukung seperti Ganindra Bimo, Ivonne Dahler, Aryudha Fasha, dan Alex Suhendra juga memberikan kontribusi yang berarti dalam menghidupkan karakter-karakter yang beragam dan memperkaya cerita. Setiap aktor dan aktris mampu memberikan interpretasi yang mendalam dan meyakinkan terhadap karakter mereka masing-masing, sehingga membuat penonton terhubung secara emosional dengan cerita dan para tokohnya. Penampilan yang solid dari seluruh jajaran pemain menjadi salah satu daya tarik utama dari film
Levitating.
## Director & Production
Levitating disutradarai oleh Wregas Bhanuteja, seorang sutradara muda berbakat yang telah mendapatkan pengakuan atas karya-karyanya yang inovatif dan berani. Wregas juga ikut menulis naskah film ini bersama Defi Mahendra dan Alicia Angelina. Visinya yang jelas dan kreatif, serta kemampuannya untuk menggabungkan elemen-elemen budaya lokal dengan cerita yang universal, menjadi kekuatan utama dalam film ini. Wregas mampu menciptakan атмосферс yang unik dan memikat, membawa penonton ke dalam dunia
Levitating yang penuh dengan misteri dan keajaiban.
Detail produksi film ini juga patut diapresiasi. Dari sinematografi yang indah hingga desain produksi yang detail, setiap aspek визуальный film ini dirancang dengan cermat untuk menciptakan pengalaman sinematik yang tak terlupakan. Musik latar yang dipilih dengan tepat juga mampu memperkuat emosi dan memperdalam makna cerita.
Kualitas produksi yang tinggi menunjukkan komitmen dari seluruh tim produksi untuk memberikan yang terbaik bagi penonton. Meskipun rumah produksi belum secara eksplisit disebutkan, kualitas film ini menunjukkan bahwa film ini didukung oleh tim yang profesional dan berpengalaman. Kesuksesan
Levitating di berbagai festival film internasional juga membuktikan bahwa film ini memiliki standar kualitas yang tinggi dan mampu bersaing dengan film-film dari negara lain.
## Critical Reception & Ratings
Levitating telah mendapatkan sambutan hangat dari para kritikus film dan penonton sejak penayangan perdananya di Sundance Film Festival 2026. Banyak yang memuji orisinalitas cerita, визуальный yang memukau, dan penampilan yang kuat dari para aktor dan aktris. Beberapa kritikus bahkan menyebut film ini sebagai salah satu film Indonesia terbaik dalam beberapa tahun terakhir.
Di situs TMDB,
Levitating mendapatkan rating 7.7/10 berdasarkan 6 suara. Meskipun jumlah suara masih relatif sedikit, rating ini menunjukkan bahwa film ini telah memberikan kesan positif bagi mereka yang telah menontonnya. Diharapkan rating ini akan terus meningkat seiring dengan semakin banyaknya orang yang menonton film ini.
Berita-berita dari berbagai sumber seperti RRI.co.id, detikcom, dan Tempo.co juga menyoroti kesuksesan
Levitating di Sundance Film Festival 2026, serta standing ovation yang didapatkan film ini. Trailer film ini juga telah dirilis dan mendapatkan perhatian dari banyak orang, sebagaimana diberitakan oleh TIX ID. Semua ini menunjukkan bahwa
Levitating memiliki potensi untuk menjadi film yang sukses secara komersial dan kritis.
## Box Office & Release
Saat artikel ini ditulis, informasi tentang pendapatan box office dan jadwal rilis
Levitating secara global masih belum tersedia. Namun, dengan kesuksesannya di Sundance Film Festival 2026 dan perhatian yang didapat dari berbagai media, diharapkan film ini akan segera dirilis di bioskop-bioskop di seluruh Indonesia dan negara-negara lain.
Selain itu, kemungkinan besar
Levitating juga akan tersedia di berbagai platform streaming online, seperti Netflix, Disney+, atau Amazon Prime Video, setelah masa tayang di bioskop selesai. Hal ini akan memudahkan para penonton yang tidak sempat menonton film ini di bioskop untuk tetap dapat menikmatinya di rumah.
Suara Surabaya bahkan memberitakan bahwa film ini dijadwalkan untuk tayang di Minnesota AS. Hal ini semakin menegaskan bahwa film Indonesia semakin berkibar di kancah internasional.
## Themes & Analysis
Levitating bukan hanya sekadar film hiburan, tetapi juga sebuah karya seni yang kaya dengan makna dan pesan yang mendalam. Film ini mengeksplorasi berbagai tema kompleks, seperti spiritualitas, tradisi, kemiskinan, dan pencarian jati diri. Film ini mengajak penonton untuk merenungkan nilai-nilai kehidupan dan hubungan antarmanusia, serta untuk memahami lebih dalam tentang budaya dan tradisi Indonesia.
Salah satu tema utama dalam film ini adalah tentang spiritualitas.
Levitating menggambarkan bagaimana spiritualitas dapat menjadi sumber kekuatan dan harapan bagi orang-orang yang hidup dalam kemiskinan dan kesulitan. Film ini juga menunjukkan bagaimana spiritualitas dapat disalahgunakan untuk kepentingan pribadi, serta bagaimana pentingnya untuk memiliki keyakinan yang kuat dan tulus dalam menjalankan praktik spiritual.
Film ini juga menyoroti tentang tradisi dan budaya Indonesia yang kaya dan beragam.
Levitating menggambarkan bagaimana tradisi dapat menjadi sumber identitas dan kebanggaan bagi suatu komunitas, serta bagaimana tradisi dapat mengalami perubahan dan adaptasi seiring dengan perkembangan zaman. Film ini juga mengajak penonton untuk menghargai dan melestarikan tradisi dan budaya Indonesia agar tidak hilang ditelan waktu.
## Should You Watch It?
Jika Anda mencari film yang menawarkan pengalaman sinematik yang unik, menggugah pikiran, dan menyentuh hati, maka
Levitating adalah film yang sangat direkomendasikan untuk ditonton. Film ini cocok untuk para penonton yang menyukai film-film drama fantasi dengan tema-tema yang kompleks dan mendalam.
Levitating juga cocok untuk para penonton yang tertarik dengan budaya dan tradisi Indonesia, serta bagi mereka yang ingin belajar lebih banyak tentang spiritualitas dan nilai-nilai kehidupan. Film ini dapat menjadi sumber inspirasi dan refleksi bagi para penonton untuk lebih menghargai diri sendiri, orang lain, dan lingkungan sekitar.
Namun, perlu diingat bahwa
Levitating mengandung beberapa adegan yang mungkin tidak cocok untuk semua penonton, seperti adegan kekerasan atau adegan yang mengandung unsur seksual. Oleh karena itu, disarankan untuk menonton film ini dengan bimbingan orang tua atau wali bagi penonton yang masih di bawah umur.
## Conclusion
Levitating (2026) adalah sebuah film drama fantasi Indonesia yang menjanjikan pengalaman sinematik yang unik dan tak terlupakan. Dengan cerita yang orisinal, визуальный yang memukau, dan penampilan yang kuat dari para aktor dan aktris, film ini berhasil memikat hati para kritikus dan penonton di seluruh dunia.
Levitating bukan hanya sekadar film hiburan, tetapi juga sebuah karya seni yang kaya dengan makna dan pesan yang mendalam. Film ini mengajak penonton untuk merenungkan nilai-nilai kehidupan dan hubungan antarmanusia, serta untuk memahami lebih dalam tentang budaya dan tradisi Indonesia. Diharapkan film ini dapat membuka cakrawala baru dalam perfilman Indonesia dan meningkatkan apresiasi terhadap budaya dan tradisi lokal di mata dunia.
##References
- TMDB — Levitating (2026)
- RRI.co.id — Levitating Trailer Released After Success at 2026 Sundance Film Festival
- Suara Surabaya — Para Perasuk dan Rangga & Cinta Diagendakan Tayang di Minnesota AS
- TIX ID — OFFICIAL TEASER - LEVITATING (PARA PERASUK) - English Subtitle - Sundance Film Festival 2026
- detikcom — Momen Film Para Perasuk Tayang di Sundance 2026
- Tempo.co — Para Perasuk Dapat Standing Ovation di Sundance 2026
- IMDb — Internet Movie Database